Pentingkah Keperawanan Itu?

Pada budaya barat, pergaulan bebas utawa free sexs menjadi trend pada kalangan remaja. Bahkan kini, budaya tersebut mulai berdampak ke Indonesia. Banyak faktor yang menyebabkan hal ini, misalnya saja melalui derasnya informasi-informasi, termasuk free seks melalui beberapa media informasi, seperti TV dan Internet. Namun demikian, bukan berarti kita menyalahkan faktor-faktor penyebab tersebut (TV dan Internet, red). Karena media-media informasi tersebut, juga bisa membawa dampak yang positif. Jadi untuk menyikapinya, sebaiknya kita memfilter dan memilah hal-hal yang bisa membawa dampak positif atau negatif.

Walaupun budaya free seks sudah mulai merambah, secara umum di masyarakat kita, budaya timur masih dipegang erat. Oleh karena itu, banyak alasan kenapa kita memilih untuk menghidari pergaulan bebas. Misalnya saja : takut dosa, hamil, dikucilkan, dan ketahuan maysarakat. Disini berarti kamu berminat untuk menikmati sex tanpa berbagai tekanan dari pihak luar dengan pikiran jernih dan penuh kesadaran, yaitu melalui pernikahan. Serta ada lagi alasan yang paling tepat yang bisa kamu gunakan :

1. Kamu tak perlu melanggar agama dan moral. Kamu pun tak perlu mengecewakan dan membuat malu orang tua dan keluarga besar kamu

2. Kamu tak perlu takut hamil karena 'kecelakaan' sehingga terpaksa menggugurkan kandungan atau melahirkan anak yang tidak/'belum' kamu inginkan.

3. Kamu terbebas dari segala macam penyakit menular seksual, kecuali yang bisa di tularkan lewat jarum suntik atau transfusi darah. Kalau kamu juga bukan pecandu drug yang suka nyuntik, resiko kamu jauh lebih kecil

4. Kalau kamu mampu mempertahankan untuk tetap Virgin sampai usia 17 tahun, setidaknya kamu nggak perlu melanggar hukum. Sebab di Indonesia orang di kategorikan sebagai dewasa saat berusia 17 tahun atau sudah menikah.

5. Seks sama sekali bukan urusan kecil. Tapi sebaliknya, Sex is a big big deal. Seks bukan hanya melibatkan nafsu saja. Tatepi yang kurang di sadari oleh kita sebenarnya sex juga musti melibatkan cinta, komitmen, serta tanggung jawab antara 2 orang manusia. Kamu akan jauh lebih berharga sebagai manusia bila bisa melakukan seks sebagai suatu kegiatan fisik sekaligus mental yang utuh

6. Kalau pacar kamu mengancam akan memutuskan hubungan, jika kamu tak mau diajak tidur denganya, maka biarkanlah ancamannya. Atau segera tinggalkan dirinya. Kalau dia memang benar-benar mencintai kamu, seharusnya dia justru akan menghargai keputusan kamu. Lahipula, apa sich enaknya melakukan hubungan seksual dengan otang yang suka mengintimidasi dan memaksakan kehendaknya sendiri ?

7. Bila teman wanita kamu mengejek kamu sebagai gadis kuno dan tak punya Sex Appeal terhadap lawan jenis, hanya karena kamu masih Virgin, hadapilah dengan senyuman. Bisa jadi sebenarnya justru merekalah yang tidak nyaman karena sudah kadung melepaskan keperawanannya.

8. Kalau kamu di tuduh Frigid atau lesbian karena tidak mau berhubungan sex, Itu adalah tuduhan yang mengada-ada. Cuman kamu yang tahu aiapa diri kamu sendiri dan bagaiman diri kamu akan berjalan.

9. Dan ini yang paling penting. Sebenarnya kamu sangat berhak untuk menikmati pengalaman seksual kamu dengan senyaman-nyamannya dan seindah-indahnya. Dan itu hanya bisa kamu dapatkan bila kamu melakukannya di tempat yang nyaman dan perasaan yang nyaman pula. Dimana itu ? adalah saat kamu sudah menikah. Karena kecemasan melakukan aktifitas seksual di luar nikah, seringkali terjadi karena rasa ketakutan akan ketahuan.

10. Cinta Bisa menunggu. Inilah yang musti kamu tanamkan di dalam benak kamu saat kamu mulai diintimidasi oleh Virginitas. Masih banyak yang bisa kamu pikirkan selain cinta, misalnya moral, agama, norma, serta eksploitasi diri kamu. Karena itu tanamkan komitmen, " Karena aku percaya bahwa cinta sejati bisa menunggu, maka aku membuat komitmen pada Tuhan, diriku sendiri, keluargaku, calon pasangan hidupku, dan calon anak-anakku, untuk menunda hubungan seksual sejak hari ini sampai saat aku menikah nanti. "


Nah, alasan diatas sepertinya udah sangat tepat dan mantap. Akan tetapi kalau kamu masih saja tetap memutuskan menyerahkan Virginitas kamu kepada seorang pria yang kamu anggap tepat sebelum kalian meresmikan hubungan, tentunya kamu musti mempunyai alasan yang sangat kuat, bermutu serta dapat di pertanggung jawabkan.


Windows® phone