DIAGNOSA KEPERAWATAN YANG MUNGKIN TIMBUL PADA BAYI DENGAN BBLR

1. Gangguan thermoregulasi tubuh bayi keadaan bayi (“Neonatal Status”)
2. Perubahan perfusi jaringan b/d penurunan temperatur tubuh : Hypothermia
3. Reseko terjadi infeksi b/d belum sempurna sistem imun

Contoh :
Diagnosa 1. Tujuan : Mempertahankan suhu tubuh bayi dalam keadaan normal ( 36,5 - 37 ° C )
K.H : 1. Mempertahankan temperetur tubuh antara 36,5 - 37 ° C
2. Bayi ≠ tampak menggigil

Intervensi :
1. Cegah bayi terekspose dengan udara luar, jaga bayi agar nyaman dengan membungkus bayi dalam selimut, lakukan perawatan / pengobatan dengan hati-hati, pertahankan suhu normal lingkungan sekitar
2. Pertahankan teperatur tubuh ibu antara 40 – 60 % kelembaban suhu tubuh (22,5 - 23,3 ° C)
3. Kaji suhu tubuh axillary sekurang-kurangnya setiap 2 – 4 jam sekali
4. Tunda untuk memandikan bayi 4 – 6 jam setelah lahir sampai suhu axillar mencapai 36,5 - 37 ° C
5. Berikan “ extra warmth “ ( hangat ) sampai temperatur tubuh stabil

Manfaat Pijat Bayi :
1. Penurunan kadar hormon catecholamine ( stress )
2. Peningkatan jumlah & sitotoksisitas dari sistem immunitas ( sel pembunuh alami / natural killer cells )
3. Memperbaiki sirkulasi darah & pernafasan
4. Merangsang fungsi pencernaan serta pembuangan
5. Meningkatkan kenaikkan berat badan
6. Mengurangi depresi & ketegangan
7. Membuat tidur lelap
8. Mengurangi rasa sakit ( pegal-pegal)
9. Mengurangi kembung & colic ( sakit perut )
10. Meningkatkan hubungan kasih sayang orang tua & bayi ( bonding )

Beberapa Hasil Penelitian Tentang Manfaat Pijat Bayi :
1. Prof, T. Field & scafidi ( 1986 & 1990 )
● 20 bayi prematur ( BB : 1280 & 1176 gr ) dipijat 3 x 15 menit selama 10 hari peningkatan BB / hari 20 % - 47 % > ≠ dipijat
● Pada bayi cukup bulan usia 1 – 3 bulan dipijat 15 menit, 2 x seminggu selama 6 minggu peningkatan BB secara terkontrol
2. Prof. Herminia cifia ( 1999 ) 2 x 15 menit setiap hari selama 5 hari, pada hari ketujuh meningkatkan daya tahan tubuh I.g c 41,5 %, I g M 43,7 % & I g A 30,8 % dll

Manfaat Metoda Kanguru :
1. Denyut jantung bayi > stabil
2. Pernafasan > teratur
3. Distribusi O2 keseluruh tubuh menjadi > baik
4. Mencegah bayi hipotermi
5. Peningkatan BB > cepat
6. Pemakaian kalori berkurang karena aktivitas berkurang
7. Memudahkan pemberian asi
8. Bayi > tenang & relax akibat kontak langsung dengan kulit orang tuanya

Waktu Pelaksanaan Metoda Kanguru :
1. Segera setelah lahir
2. Sangat awal, setelah 10 15 menit
3. Awal setelah umur 24 jam
4. Menengah, setelah 7 hari perawatan
5. Lambat, setelah bayi bernafas sendiri tanpa O2
6. Setelah keluar dari perawatan inkubator dari R . S